No one but you
A hand above the water
An angel reaching for the sky
Is it raining in heaven
Do you want us to cry
And everywhere the broken-hearted
On every lonely avenue
No-one could reach them
No-one but you
One by one
Only the Good die young
They’re only flying too close to the sun
And life goes on
Without you…
Another Tricky Situation
I get to drownin’ in the Blues
And I find myself thinkin
Well - what would you do
Yes! - it was such an operation
Forever paying every due
Hell, you made a sensation
You found a way through
One by one
Only the Good die young
They’re only flyin’ too close to the sun
We’ll remember
Forever…
And now the party must be over
I guess we’ll never understand
The sense of your leaving
Was in the way it was planned…
So we grace another table
And raise our glasses one more time
There’s a face at the window
And i aint never, never saying goodbye…
One by one
Only the Good die young
They’re only flyin’ too close to the sun
Cryin’ for nothing
Cryin’ for no-one
No-one but you
Sebuah tangan diatas air
Malaikat menggapai kearah langit
Apakah di surga sedang hujan?
Apakah kau ingin kami menangis?
Dan dimana-mana patah hati
Pada setiap jalan kesepian
Tak ada yang dapat meraih mereka
Tak ada, kecuali kamu
Satu demi satu
Hanya yang baik mati muda
Mereka hanya terbang mendekati matahari
Dan hidup terus berjalan
Tanpamu…
Situasi yang menipu kembali
Aku tenggelam dalam kesedihan
Dan aku menemukan diriku memikirkan
Apakah yang akan kamu lakukan
Ya, ini seperti sebuah operasi
Selamanya membayar semua utang
Walaupun kau membuat sensasi
kau menemukan jalan tuk dilalui
Satu demi satu
Hanya yang baik mati muda
Mereka hanya terbang mendekati matahari
kami akan ingat
selamanya…
Dan sekarang pestanya harus bubar
Aku kira kami takkan pernah mengerti
Rasa akan kepergianmu
apakah ini seperti yg direncanakan
Jadi kami berdoa di meja yang lain
Dan mengangkat gelas sekali lagi
Ada wajah di jendela
dan ku takkan pernah, tak pernah mengatakan selamat tinggal
Satu demi satu
Hanya yang baik mati muda
Mereka hanya terbang mendekati matahari
Menangis bukan untuk apapun
Menangis bukan untuk siapapun
Bukan siapapun kecuali kamu
Tribute for Gugun W.S.
Music | Comment (0)Ampunkanlah aku…..
Wahai Tuhan jauh sudah
lelah kaki melangkah
aku hilang tanpa arah
rindu hati sinarMu
Wahai Tuhan aku lelah
hilang terlumur noda
hapuskanlah terangilah
jiwa di hitam jalanku
Ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya Engkau
sang maha pengampun dosa
Ya Robbi, ijinkanlah
aku kembali padaMu
meski mungkin takkan sempurna
aku sebagai hambaMu
Ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya Engkau
sang maha pengampun dosa
Berilkanlah aku
kesempatan waktu
aku ingin kembali
kembali…
Dan meski aku tak layak
sujud padaMu
dan sungguh tak layak
aku…
(taubat - opick)
Uncategorized | Comments (4)Sebagaimana Cinta di Musim Bunga
Shelter busway di kuningan madya yang sepi mengingatkanku pada Highway di East Westcoast.
Gelap mendung menggelayuti atap kota Jakarta. Sekarang aku harus berhenti…. bisik diri dalam hati.
Akan tetapi jam di dinding plat besi menunjukkan waktu yang masih siang, dan hujan pun datang.
Cinta adalah jam yang terus berdetak, jalanan sudah basah. Gundah semakin luruh, seiring kenangku akan kita.
All I want to get, is a nice house for my home.
Susahnya pengen punya rumah. Beli rumah ke depelover yang murah, eh ternyata macet pembangunannya. Uang muka mau diambil lagi, susahnya bukan kelapang (saking berbelit-belitnya alasan mereka utk menunda pengembalian DP).
Ngambil rumah di depelover yg udah berpengalaman, aje gile.. DP nya kudu 40%, dibayar di muka. Eungap, belum biaya provisi ke bank utk mengajukan KPR. Tapi, demi anak dan istri… harus ku beranikan diri, beli rumah sekarang, atau ngontrak selamanya.
Semoga Alloh meridhoi langkah kami. Amin
(Bogor, Rainy-November 2007)
Uncategorized | Comments (4)24
Adalah banyaknya jam dalam satu hari. Adalah tanggal lahir istriku tercinta. Adalah nomor rumah yang ingin ku tinggali nanti. Adalah 24.
Uncategorized | Comment (1)