barusuh,

March 28th, 2007

akibat tak teratur makan jadilah sariawan.
sagala yg minyak-minyakan saya makan.
da enak,
haduhhh, peurih barusuh sabeulah.
inilah akibat tuturut nafsu.
ternyata….
menyembah nafsu lebih berbahaya
daripada menyembah batu.

,march ‘07

Dongeng sebelum bobo

March 20th, 2007

Keledai pembawa garam

Pada suatu hari di musim panas, tampak seekor keledai berjalan di pegunungan. Keledai itu membawa beberapa karung berisi garam dipunggungnya. Karung itu sangat berat, sementara matahari bersinar dengan teriknya. "Aduh panas sekali. Sepertinya aku sudah tidak kuat berjalan lagi," kata keledai. Di depan sana, tampak sebuah sungai. "Ah, ada sungai! Lebih baik aku berhenti sebentar," kata keledai dengan gembira. Tanpa berpikir panjang, ia masuk ke dalam sungai dan….

Byuur… Keledai itu terpeleset dan tercebur. Ia berusaha untuk berdiri kembali, tetapi tidak berhasil. Lama sekali keledai berusaha untuk berdiri. Anehnya, semakin lama berada di dalam air, ia merasakan beban dipunggungnya semakin ringan. Akhirnya keledai itu bisa berdiri lagi. "Ya ampun, garamnya habis!" kata tuannya dengan marah. "Oh, maaf… garamnya larut di dalam air ya?" kata keledai.

Beberapa hari kemudian, keledai mendapat tugas lagi untuk membawa garam. Seperti biasa, ia harus berjalan melewati pegunungan bersama tuannya. "Tak lama lagi akan ada sungai di depan sana," kata keledai dalam hati. Ketika berjalan menyeberangi sungai, keledai menjatuhkan dirinya dengan sengaja. Byuuur…. Tentu saja garam yang ada dipunggungnya menjadi larut di dalam air. Bebannya menjadi ringan. "Asyik! Jadi ringan!" kata keledai ringan. Namun, mengetahui keledai melakukan hal itu dengan sengaja, tuannya menjadi marah. "Dasar keledai malas!" kata tuannya dengan geram.

Keesokan harinya, keledai mendapat tugas membawa kapas. Sekali lagi, ia berjalan bersama tuannya melewati pegunungan. Ketika sampai di sungai, lagi-lagi keledai menjatuhkan diri dengan sengaja. Byuuur…. Namun apa yang terjadi ? Muatannya menjadi berat sekali. Rupanya kapas itu menyerap air dan menjadi seberat batu. Mau tidak mau, keledai harus terus berjalan dengan beban yang ada dipunggungnya. Keledai berjalan sempoyongan di bawah terik matahari sambil membawa beban berat dipunggungnya.

Moral : Berpikirlah dahulu sebelum bertindak. Karena tindakan yang salah akan menyebabkan kerugian bagi kita.

Sumber : Elexmedia
diambil dari : http://naila.rad.net.id/

homecoming

March 11th, 2007

ada orang-orang yang menungguku pulang sekarang
ada orang-orang yang kurindui sepanjang malam
orang itu adalah keluargaku

Papatah Istri

March 7th, 2007

Deudeuhhh….

Hirup teh ngan kieu jeung kieu weh…

Ngagugulung dunya… saban hari

Amal teu nambih, Elmu seeur teu mangfaat

Kumahaaa Gusti, moal bendu kitu ka abdi !

(di suatu malam dalam perbincangan dengan istri tercinta)

Terra Incognita

March 4th, 2007

Terra_incognita








.

.

.

.

 

Terra incognita adalah istilah dalam dunia kartografi untuk daerah yang belum terpetakan. Daerah gelap yang tak pernah terjamah oleh penjelajah manapun. Biasanya disimbolkan dengan monster laut atau naga.
Umumnya orang-orang merasa ketakutan bila melihat gambar/simbol terra incognita di peta, mereka takut akan bahaya yang mengancam keselamatan jiwa atau hal-hal mengerikan yang akan mereka jumpai disana. Namun, bagi petualang sejati, simbol monster di peta berarti tantangan dan kesempatan untuk menorehkan namanya di sejarah dunia.