Gembira biasa,

August 3rd, 2006

Aku gembira jadi orang biasa.

Aku juga biasa jadi orang gembira.

Aku menikah, tanpa harus di kejar-kejar media massa.

Aku bekerja, melamar lewat lowongan di koran.

alhamdulillah keterima…

Aku berteman, dengan orang-orang biasa…

Aku menulis, kata-kata biasa yang bisa ku cerna..

Aku membaca, kisah-kisah biasa yang terjadi di hadapan mata.

Aku mendengar, lagu-lagu yang enakeun… sesuai suasana hati.

Aku membuatan keputusan, keputusan biasa-biasa saja…(kecil kemungkinannya bisa mengubah dunia)

Aku tak biasa… judul lagu Alda.

Oleh karena itu, aku menjadi orang biasa,

dan Aku gembira menjadi orang biasa.

Aku bisa karena biasa…

Aku biasa, karena aku gembira…

la la la tralalalalaa….. la laaa.




4 Responses to “Gembira biasa,”

  1.   David on August 3, 2006 8:56 pm

    bagus ..banget…ADAM !!! menurut aku ini bukan puisi biasa….!!!!

  2.   TeA Arif on August 4, 2006 12:59 am

    Hebat…
    Aku juga bahagia seperti orang yang biasa…

  3.   DiZschTy on August 11, 2006 7:42 am

    puisi nya ‘biasa’ banget yah…

  4.   Ramdhan on August 14, 2006 12:26 am

    Waduh, suatu kehormatan Ny. Sartono berkunjung ke blog saya… :D katanya lagih mengandung calon keponakan saya yah??!
    heheu.. asikk nanti lahirnya kira2 sa’euntrag’an ama anak saya donk….
    viva TK Albasyariah

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind