3 Hari Under-Ground Check

June 29th, 2005

Evie Tamala, Alam, Fetty Verra, itje tresnawati
Kotamu aku kunjungi…
Hai, Tamara Blezynski,
kota kelahiran nenek moyangmu juga ku pijaki.

Ada kenangan manis di ciamis…
Banyak mojang cantik di tasik,
persawahan yang menghampar luas
sungai penuh bebatuan.

diiringi theme song  filem korea.
menyusuri jalur menuju galunggung
mengunjungi danau, mencari titik-titik
tasik-tasik tasik

berjalan di alam terbuka, menambah erat persahabatan
seperti saat terjerumus di lumpur tegalan basah,
menerobos hutan pohon bambu
tergesek pucuk rumput di hamparannya.

Sendiri, merenungi karunia…
menyadarkan se-fana dia nya
tepi pasir pantai cipatujah.
ada harap disana, lurus dibalik cakrawala
walaupun akhirnya antartika

gemuruh ombak akan memastikan
air laut akan menemui bibir pantai
akan menemui bibir pantai
berbaring sejenak, lalu pergi lagi arungi samudera.




5 Responses to “3 Hari Under-Ground Check”

  1.   Faryz on June 30, 2005 9:18 pm

    Ko nama saya tidak termasuk di dalam puisinya?? kan itu juga tanah kelahiran sayah Bung Adam..heuheuheu, kayaknya saya sudah sperti orang Bandung asli mungkin yah =P ?

  2.   Karin on June 30, 2005 10:26 pm

    Bung Adam, karin agak lambat mengartikannya. Hanya satu yang langsung nyambung,
    “menerobos hutan pohon bambu
    tergesek pucuk rumput di hamparannya”. Suamiku apa kabarnya kamu disana?

  3.   Ramdhan on July 1, 2005 6:18 pm

    Karin, kata bisa berarti semua makna… jadi jangan takut utk mengartikannya sesuai yg karin ingini… :) mengenai mas Riza, berbahagialah dia memiliki pendamping hidup yang selalu merindukan hadirnya disisi..

  4.   aapenggugahjiwa on July 1, 2005 7:30 pm

    now that it’s done…

  5.   Alan-Satria on July 5, 2005 9:03 pm

    Terimakasih.. hanyalah sepenggal kata yang mampu memaknai semua kisah.. tanpanya semua tak akan pernah sama. Terimakasih bung Adam!

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind